Mau Tahu Cara Pilih Durian?

“Ah sial, duriannya belum masak,” demikian biasanya yang terjadi ketika kita berburu durian yang banyak dijual di pasar atau di pinggir jalan. Baunya yang mencekat ditambah lagi gaya meyakinkan penjualnya, banyak yang membuat pembeli akhirnya tertipu ketika durian sudah tiba di rumah.

Di Bengkulu, pasti banyak sahabat yang pernah mengalami ini. Beberapa pedagang, kadang seolah-olah meyakinkan dengan cara ini, “Kalu duriannyo busuk, pak, buk. Buli idak bayar. Atau balikkan siko lagi (Kalau duriannya busuk pak, buk. Boleh nggak bayar. Atau kembalikan lagi ke kami)

Begitulah kira-kira ragam gaya pedagang menawarkan duriannya. Beberapa memang benar, namun kebanyakan trik pedagang seperti semuanya semu. Sesungguhnya yang ditawarkan mereka memang durian pilihan. Sementara di tumpukan lain, justru durian muda yang dibeli di pohon atau yang belum siap matang.

Polanya adalah dengan cara menyiramkan air kapur atau semacam cairan lain yang bisa membuat durian jadi panas, sehingga merubah warnanya jadi agak kekuningan. Dan pastinya, durian itu jelas hambar rasanya. Warna dagingnya putih dan jelas membuat gondok apalagi tadi dibeli dengan harga yang mahal.

tukang durian
Pedagang durian/www.wikihow.com

Jadi bagaimana cara menghindari tipu daya para pedagang ini? Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan belajar memilah durian. Bagaimana caranya? Sesungguhnya memang tidak ada rumus baku namun setidaknya ada beberapa hal yang harus jadi perhatian.

Ya, layaknya seperti ibu-ibu memilih ikan atau daging di pasar. Tidak ada rumus baku tapi ada pengetahuan umum yang bisa menjadi rujukan. Jadi, apa kira-kira tips yang bisa kita gunakan untuk memilih durian? Pondok Durian Bengkulu mencoba membagi sejumlah hal, yakni:

Cari yang bentuknya ke-bulat-an

Durian yang berbentuk bulat sangat sulit dicari. Tapi paling tidak pertama kali yang harus kita lakukan adalah hindari durian yang bentuknya lonjong. Konon, durian bulat adalah pertanda bahwa durian ini memiliki banyak buah di dalamnya.

Jangan percaya kuning

Durian itu sejatinya memiliki warna beragam. Matangnya daging durian tidak selalu ditandai dengan kulit luar yang berwarna kuning. Jadi jangan cepat tertipu dengan durian yang sudah kuning. Apalagi kalau membelinya di malam hari di bawah penerangan lampu jalan yang seadanya. Alamat sial bisa di depan mata.

Tangkai cari yang besar

Dibeberapa pedagang, banyak yang curang dengan membuang tangkai durian. Ini kadang menandakan bahwa durian itu dipaksa dipetik sebelum waktunya dengan cara ditarik dari cabang pohonnya. Lalu apa pentingnya tangkai? Sebuah durian yang baik, memiliki tangkai yang gemuk atau besar. Ini sebagai penanda bahwa durian itu memiliki asupan makan yang cukup dari pohonnya. Jadi hindari durian yang memiliki tangkai kecil. Karena itu bisa saja pertanda bahwa daging duriannya tipis.

Duri pendek

Tips berikutnya yang bisa jadi rujukan adalah cari durian yang durinya cenderung pendek. Ini bisa menjadi penanda kematangan durian. Sebab durian yang yang durinya masih panjang pertanda bahwa durian itu masih muda dan pastinya dagingnya belum siap makan.

buah durian
Buah durian matang/www.wikihow.com

Cium aroma

Berburu durian di pinggir jalan memang agak sulit memastikan aroma buah durian. Sebab tumpukan durian yang banyak kadang bisa menipu kita. Tapi aroma memang menjadi salah satu rujukan baik untuk memilih durian. Durian matang pastinya memiliki aroma yang kuat meski belum terbuka.

Jangan pilih yang terbuka

Durian yang ruasnya terbuka banyak membuat pembeli tertipu. Padahal ini adalah trik penjual durian. Mereka kerap menyebutkan bahwa durian yang kulitnya terbuka sedikit seolah sudah merekah karena matang. Padahal mitos ini tak sepenuhnya benar. Sebab durian yang terbuka sudah dipastikan durian itu hambar karena sudah terkena sentuhan udara luar. Raanya pun dipastikan hambar. Jadi baiknya hindari memilih durian yang sudah terbuka ruasnya.

pondok durian bengkulu
Pondok Durian Bengkulu/Sumatera/Indonesia

Pilih yang ringan

Durian yang matang dan berdaging baik dicirikan tidak memiliki berat yang berlebih. Jadi baiknya ketika memilih, timbang-timbang duriannya dengan tangan. Pilih yang ringan, jangan pilih durian yang berat. Soalnya yang berat kecenderungannya durian itu masih muda. Ibarat kelapa, yang tua justru lebih ringan ketimbang kelapa muda.

Demikian sejumlah tips untuk memilih durian. Bisa saja ini tak sepenuhnya benar, sebab era kekinian banyak pedagang durian yang memang berlaku curang ketika menjajakan duriannya. Karena itu kita mesti lebih teliti.

Dan bagi sahabat yang memiliki tips lain untuk memilih durian, mungkin bisa berbagi dengan kami dan kepada pembaca…salam durian.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s